Berita Utama

Sejarah Desa

Pada jaman Pemerintahan Hindia Belanda dalam perjalanan sejarah desa Notog sudah ada kepemimpinan di desa yaitu lurah, dengan maksud untuk mempermudah penjajahan maka di bentuklah Pemerintahan Desa notog. Dalam kurun waktu tahun 1910 sampai tahun 1928 Ki Ranawikrama memimpin Desa Notog selama 18 tahun. Kemudian mulai tahun 1928 sampai tahun 1946 Kepemimpinan di Desa Notog di lanjutkan oleh Ki Setradikara selama 18 tahun. Pada KEpemimpinan beliau Diproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945. Sampai Kepemimpinannya belum didapat data sejarah tentang pembangunan didesa Notog.

Kepemimpinan selanjutnya melalui proses pemilihan Kepala Desa yang langsung, umum, bebas, jujur dan rahasia terpilih Bapak Adis Hadisuwignyo tahun 1988 sampai tahun 1997. Pada kepemimpinan beliau menampakan pembangunan dan prestasi desa yang jelas, antara lain : Dibangunya pengaspalan disebagian jalan Desa, Program Pendidikan Kejar Paket A, Penataan Kelembagaan Desa, Menjadi juara II Tingkat Nasional Lomba Ayam Buras tahun 1990, Dibangunnya tugu batas masuk Desa, Dibangunnya Monumen Perjuangan di Pertigaan jalan Utama, Pembangunan Pendopo dan aula Balai Desa, Dan masih banyak lagi pembangunan dibidang lain yang sangat dirasakan oleh masyarakat desa Notog.

Kepemimpinan selanjutnya melalui proses pemilihan yang jujur terpilih Bapak Masngudi sebagai Kepala desa notog periode tahun 2007 sampai tahun 2013. Dalam Kepemimpinan beliau Pembangunan disegala bidang terus berkembang sejalan denganera globalisasi pembangunan baik penataan wajah desa sebagai desa ibu kota Kecamatan Patikraja. Secara garis besar dapat dicatat beberapa kegiatan - kegiatan yang dapat merupakan cermin baik keberhasilan selama pemerintahan didesa Notog. Hal ini menyangkut keberhasilan pembangunan disegala bidang baik ekonomi, sosial budaya, olahraga, sarana dan prasarana desa.